Tradisi ini dilakukan dengan tujuan menggali nilai luhur dari para pemimpin terdahulu.
"Tentunya rangkaian kegiatan yang kami laksanakan kali ini merupakan bagian dari tradisi kami untuk bisa menyerap dan tentunya menggali nilai-nilai dari para pemimpin bangsa yang tentunya ini sangat penting, khususnya bagi institusi Polri yang tentunya kita memiliki satu amanah untuk terus bisa mempertahankan apa yang diwariskan, apa nilai-nilai yang telah diberikan oleh mantan-mantan Presiden kita, mantan-mantan pemimpin bangsa kita terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia dan juga terhadap institusi Polri," ujar Jenderal Sigit.
Bagi pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara itu, teladan luhur para pendahulu harus senantiasa dirawat.
Hal tersebut bertujuan menjadi pemacu semangat kerja jajaran kepolisian dalam melayani masyarakat luas.
"Oleh karena itu tentunya nilai-nilai yang diwariskan ini tentu harus kita jaga dan kita pertahankan, demikian juga ini menjadi sesuatu kekuatan, sesuatu hal yang positif untuk terus kami kembangkan sebagai spirit untuk institusi Polri agar terus bisa melaksanakan apa yang menjadi amanah institusi, amanah masyarakat, bangsa, dan negara untuk menjalankan seluruh tugas dan tanggung jawab tersebut dengan sebaik-baiknya," lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolri juga mengajak segenap lapisan masyarakat untuk mendoakan kebaikan bagi masa depan Indonesia.
Hal ini agar negara tetap berdiri kokoh sesuai cita-cita pendiri bangsa.
"Mohon doa bagi kita semua, bangsa ini, masyarakat, dan negara agar ke depan semuanya bisa kita jaga dan menjadi negara yang baik, besar, sesuai dengan apa yang menjadi cita-cita para pendiri bangsa," tuturnya.
Pada bagian akhir, Jenderal Sigit mengingatkan peran krusial kepolisian untuk memastikan kelancaran roda pembangunan nasional.
Upaya tersebut dijalankan demi mengawal target besar jangka panjang Indonesia di masa depan.
>>> TVRI Amankan Hak Siar Resmi Kompetisi FIFA Hingga 2027
"Dan tentunya Polri memiliki kewajiban untuk bisa mengawal dan menjaga stabilitas kamtibmas agar pertumbuhan, agar pembangunan, agar cita-cita negara untuk bisa mewujudkan visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045 betul-betul bisa berjalan sesuai dengan apa yang menjadi harapan kita," pungkasnya.