⌂ Beranda News Polisi Amankan Streamer Kick StomperIRL Terkait Penembakan di Los Angeles

Polisi Amankan Streamer Kick StomperIRL Terkait Penembakan di Los Angeles

Polisi Amankan Streamer Kick StomperIRL Terkait Penembakan di Los Angeles
Polisi Los Angeles mengamankan streamer Kick StomperIRL terkait penembakan
A A Ukuran Teks16px

Kepolisian Los Angeles (LAPD) mengamankan seorang streamer platform Kick bernama StomperIRL setelah terjadi insiden penembakan di dekat lokasi acara nonton bareng Piala Dunia FIFA pada 18 Juni 2026.

Penangkapan dilakukan di area Koreatown saat kerumunan pendukung sepak bola berkumpul merayakan pertandingan tim Korea Selatan.

>>> Oceanman Bali 2026 Resmi Bergulir, 900 Peserta dari 27 Negara Siap Bertanding

Seorang pria berpakaian tema Meksiko ditemukan tergeletak akibat luka tembak di bagian kaki setelah situasi mereda. Korban segera dilarikan ke rumah sakit oleh Dinas Pemadam Kebakaran Los Angeles.

LAPD masih menahan StomperIRL tanpa merilis identitas resmi maupun status hukumnya. Sebelum letusan senjata api terdengar di sekitar Irolo Street dan James M.

Wood Boulevard, StomperIRL memperlihatkan perilaku tidak biasa.

Kejadian tersebut terekam melalui siaran langsung dari sesama kreator konten bernama Cellfmade.

Kontroversi Streamer Lain

Di samping kasus penembakan, platform Kick juga dilanda gelombang kecaman publik akibat aksi streamer lain bernama XimenaFlaka.

Kreator konten tersebut terekam melontarkan makian rasis kepada seekor kuda di sebuah kandang dalam rekaman video berdurasi 20 detik.

"Stop trying to bite on your leash, [N-word]. I’m scared," ujar XimenaFlaka.

Ia secara spontan mengucapkan kata terlarang demi menghentikan hewan itu menggigit talinya.

>>> Jerman Bersiap Hadapi Ujian Berat Pantai Gading di Piala Dunia 2026

XimenaFlaka langsung mengekspresikan kekhawatirannya akan diblokir oleh netizen sesaat setelah menyadari tindakan tersebut memicu kontroversi luas. "Okay, I just f—ed up.

I f—ed up. I’m gonna get canceled regardless.

Oh well. Stop, stop.

Bro, I’m scared. Bro!"

katanya.

Unggahan yang telah disaksikan lebih dari satu juta kali tersebut memicu perdebatan sengit mengenai penggunaan kata ofensif secara santai oleh kreator non-kulit hitam.

Banyak warganet di media sosial Twitter merespons dengan kritik keras dan nada sarkasme.

"Hispanic people use [the slur] when it doesn’t even need to be used … Like why are u calling ur horse a [slur]," tulis salah satu pengguna Twitter.

>>> Jadwal Piala Dunia 2026: Belanda vs Swedia Tayang di TVRI, Minggu 21 Juni

Sebagian warganet lain menyayangkan betapa seringnya istilah ofensif tersebut diucapkan dalam konteks yang tidak masuk akal.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru