Komentar tersebut didebat oleh mantan petinju Prancis, Brahim Asloum, yang menilai keluarga jauh lebih penting daripada turnamen sepak bola.
"Seorang bayi adalah seluruh hidup Anda. Piala Dunia akan berakhir ketika turnamen selesai," ujar Asloum.
Pierron tetap mempertahankan opininya dengan menekankan konsekuensi perjalanan jauh yang harus ditempuh sang pemain, seperti kelelahan dan terkurasnya emosi.
Setelah menerima banyak reaksi keras di media sosial, Pierron akhirnya merilis pernyataan maaf. Ia menegaskan tidak berniat meremehkan peran penting seorang ayah bagi keluarga.
Pierron menjelaskan bahwa ucapannya murni opini pribadi dalam konteks perdebatan yang memanas dan meminta maaf karena menyadari komentarnya telah menyinggung serta menyakiti perasaan publik.
>>> Piala Dunia 2026: Pemain Cadangan Masuk Lapangan Saat Selebrasi Tak Akan Dihukum
KBVB mengumumkan pada Sabtu kemarin bahwa Doku dipastikan absen dalam laga terdekat melawan Iran karena sakit, setelah sebelumnya ia tampil pada laga pembuka saat Belgia ditahan imbang Mesir 1-1.
