⌂ Beranda › News › Babak I: Inggris Tertinggal dari RD Kongo Usai Gol Cepat Cipenga
News

Babak I: Inggris Tertinggal dari RD Kongo Usai Gol Cepat Cipenga

Pemain Inggris dan RD Kongo bertanding di Piala Dunia 2026
Babak I: Inggris Tertinggal dari RD Kongo Usai Gol Cepat Cipenga
A A Ukuran Teks16px

Inggris harus tertinggal 0-1 dari RD Kongo di babak pertama babak 32 besar Piala Dunia 2026. Gol cepat Brian Cipenga di menit ke-7 menjadi pembeda.

Laga Inggris vs RD Kongo berlangsung di Atlanta Stadium, Atlanta, Rabu (1/7/2026) malam WIB. Tim Tiga Singa sebenarnya memegang kendali permainan di awal.

Namun, RD Kongo justru mampu mencuri gol lebih dulu.

Cipenga lolos dari kawalan di sisi kiri setelah menerima umpan panjang, lalu melepaskan tembakan ke tiang dekat yang tak mampu dihalau Jordan Pickford.

Tertinggal satu gol, permainan Inggris justru memburuk. Pasukan Thomas Tuchel kerap terburu-buru dalam membangun serangan dan mudah kehilangan bola.

Inggris bahkan gagal mencatatkan tembakan hingga jeda minum di menit ke-25. Ancaman baru muncul setelah jeda minum.

Tendangan bebas Declan Rice mengenai Ezri Konsa, namun bola memantul melebar dari gawang Kongo. Performa Inggris mulai membaik setelahnya.

Umpan silang dari sisi kanan menemui kepala Marcus Rashford, tetapi kiper Lionel Mpasi melakukan penyelamatan gemilang dengan terbang menepis bola.

Pada menit ke-34, Inggris memiliki peluang emas.

Djed Spence menusuk dan memberikan bola ke Rashford di tiang jauh, namun Aaron Wan-Bissaka yang berdiri di bawah gawang memblok tembakan Rashford.

Kongo hampir menggandakan keunggulan di menit ke-44. Umpan silang Wan-Bissaka disambar Yoane Wissa, tetapi bola masih mengenai tiang gawang.

Mpasi kembali menjadi pahlawan Kongo dengan membendung sundulan Jude Bellingham di depan gawang. Beberapa saat kemudian, ia juga memblok tembakan Harry Kane.

The Leopards berhasil mempertahankan keunggulan 1-0 hingga babak pertama usai. Inggris harus berbenah di babak kedua jika ingin membalikkan keadaan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru