Tim Nasional Iran merasakan sambutan luar biasa dari masyarakat Tijuana, Meksiko, yang menjadi tuan rumah bagi mereka selama gelaran Piala Dunia 2026.
Dukungan ini terasa begitu spesial mengingat situasi geopolitik yang membuat Iran harus menjalani pertandingan tandang di Amerika Serikat.
Para pemain dan staf timnas Iran mengaku merasa disambut dengan hangat, bahkan menganggap Meksiko sebagai rumah kedua mereka.
Dukungan Tulus dari Warga Tijuana
Antusiasme warga Tijuana terlihat jelas, bahkan sejak pagi hari.
Pemain Iran, Alireza Jahanbakhsh, terkejut mendapati masyarakat sudah memadati hotel tim sejak pukul enam pagi demi mendapatkan foto bersama.
Meskipun ada pembatasan fisik, warga Tijuana tetap memberikan dukungan penuh, meminta foto, dan tanda tangan kepada para pemain Iran.
Umumnya, warga Meksiko menunjukkan simpati kepada Iran.
Mereka memahami kesulitan yang dihadapi timnas Iran yang harus melakukan perjalanan bolak-balik ke Amerika Serikat akibat hubungan geopolitik yang memanas.
Hubungan spesial terjalin antara Iran dan Meksiko, di mana banyak warga Iran juga merasa tersentuh oleh kehangatan sambutan dari Tijuana.
Bahkan, terlihat atribut seperti topi bertuliskan 'Iran, saudaraku, kamu sudah jadi orang Meksiko', menunjukkan kedekatan emosional yang terjalin.
Pada Rabu (1/7), timnas Iran berpamitan dari Tijuana setelah tersingkir di fase grup. Perpisahan ini diwarnai dengan dukungan masyarakat hingga bus tim berangkat menuju bandara.