Berbeda dengan lelang frekuensi sebelumnya, kali ini semua operator yang berkompetisi mendapatkan alokasi spektrum frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, meskipun dengan porsi yang berbeda.
Keputusan ini diambil setelah proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan terbuka, diikuti oleh Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XLSmart.
>>> Operator Pemenang Lelang Frekuensi Diminta Wujudkan Internet Cepat Hingga Desa
Pembagian Frekuensi dan Nilai Penawaran
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menetapkan pemenang lelang setelah proses seleksi yang berlangsung dari April hingga Juli 2026.
Pada pita frekuensi 700 MHz, XLSmart memenangkan blok dengan bandwidth 30 MHz senilai Rp 1,0602 triliun.
Telkomsel mendapatkan 20 MHz dengan penawaran Rp 642,5 miliar, sementara Indosat memperoleh 20 MHz senilai Rp 507,48 miliar.
>>> Ronaldo Nazario Nilai Mustahil Ronaldo Main di Piala Dunia Lagi
Untuk frekuensi 2,6 GHz, Telkomsel menjadi pemenang dengan menguasai bandwidth 80 MHz senilai Rp 545,84 miliar.
Indosat meraih 60 MHz dengan penawaran Rp 372 miliar, dan XLSmart mendapatkan 50 MHz senilai Rp 231,6 miliar.
Meutya Hafid menjelaskan bahwa frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz ini akan menjadi infrastruktur dasar untuk transformasi digital nasional.
>>> Head to Head Indonesia vs Grup A Piala AFF 2026: Dominasi atas Kamboja dan Timor Leste
Penyelesaian lelang ini diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan kualitas transformasi digital nasional, serta memberikan manfaat yang merata bagi masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.
