Pelatih Persib Bandung Igor Tolic memuji kerja manajemen yang sukses memboyong Mariano Peralta. Menurutnya, Persib tidak mengandalkan kekuatan finansial untuk memenangkan persaingan mendapatkan pemain asal Argentina tersebut.
Peralta sempat santer dikabarkan akan bergabung dengan Persija Jakarta. Namun, pemain terbaik Super League musim lalu itu justru memilih menerima pinangan Maung Bandung.
>>> Al Hilal Ikut Berebut Manu Kone, Ganggu Rencana Manchester United
Igor menegaskan uang bukan faktor utama yang membuat Peralta memilih Persib.
Nama besar klub, kesempatan meraih gelar, tampil di kompetisi Asia, hingga kualitas program latihan menjadi daya tarik lebih besar.
"Jadi klub berada di level di mana meskipun uangnya tidak sama, pemain tersebut tetap ingin datang, karena mereka ingin menjadi bagian dari sesuatu yang sukses," kata Igor, dikutip dari detikJabar.
Ia menambahkan, "Kami bisa melakukan ini dan melakukan transfer luar biasa seperti ini, tidak hanya Peralta, tapi juga transfer Balsa (Sekulic), (Luka) Menalo, (Gabriel) Mutombo, dan semua pemain lainnya karena didasarkan pada visi yang sama."
Peran Penting Glenn Sugita dan Stanley Bernard
Di balik keberhasilan transfer tersebut, Igor menilai ada peran besar Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Glenn Sugita serta Sporting Director PT PBB Stanley Bernard.
Menurutnya, Stanley Bernard beserta tim negosiasi bekerja keras di balik layar untuk menuntaskan transfer Peralta. Berkat kemampuan bernegosiasi itu, Persib tak perlu mengandalkan tawaran finansial terbesar.
>>> Harga Galaxy Z Fold8, Fold8 Ultra & Flip8 di RI, Preorder Bonus Rp 9 Juta
"Stanley dan pihak yang bernegosiasi punya kemampuan untuk melakukan pekerjaan yang luar biasa, jadi ada apresiasi yang harus diberikan pada orang-orang ini.
Ini membuat segalanya jadi lebih mudah di lapangan," tutur Igor.
Igor mengungkapkan proses negosiasi Peralta berlangsung sangat dinamis.
Stanley bahkan disebut bekerja tanpa mengenal waktu selama hampir satu bulan untuk menyelesaikan transfer tersebut di tengah ketatnya persaingan.
"Soal transfer Peralta, Stanley bekerja tanpa tidur selama satu bulan. Karena itu negosiasi, semua hal terjadi.
Itu sangat dinamis, kamu tahu siapa saja pesaingnya. Jadi, itu tidak mudah.
>>> 5 Alasan Samsung Galaxy Z Flip8 Siap Jadi HP Lipat Teratas di 2026
Tapi kami berhasil menyelesaikannya," ucapnya.
