>>> Perbandingan Statistik Mitchell Baker dan Nguyen Dinh Bac di Piala AFF 2026
Sebanyak 50 daerah penerima bantuan tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.
Seluruhnya merupakan daerah yang masih masuk kategori blank spot atau memiliki kualitas sinyal telekomunikasi yang belum memadai.
Pemanfaatan satelit LEO dinilai menjadi alternatif penting untuk menjangkau wilayah-wilayah tersebut karena tidak bergantung pada pembangunan menara telekomunikasi atau jaringan fiber optik yang membutuhkan waktu dan investasi besar.
Dengan konektivitas yang lebih merata, layanan administrasi kependudukan seperti perekaman KTP elektronik, pembaruan data penduduk, hingga berbagai layanan Dukcapil lainnya diharapkan dapat diakses masyarakat secara lebih cepat dan berkelanjutan.
Sekretaris Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Hani Syopiar Rustam, menilai kesiapan sumber daya manusia di daerah menjadi salah satu kunci keberhasilan implementasi teknologi tersebut.
Karena itu, pelatihan kepada pemerintah daerah menjadi bagian penting sebelum layanan mulai dioperasikan.
"Ketersediaan jaringan komunikasi yang memadai merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan.
>>> Nothing Ear (3a) Resmi di Indonesia, Bisa Rekam Meeting 2 Jam
Melalui kegiatan ini, kami berharap kepala dinas dari daerah penerima bantuan dapat memahami implementasi dan pengoperasian layanan secara menyeluruh, sehingga pemanfaatannya dapat mendukung keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat," kata Hani.
