⌂ Beranda News Wearable Canggih UT Austin Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Wearable Canggih UT Austin Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat

Wearable Canggih UT Austin Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
Ilustrasi: Wearable Canggih UT Austin Bantu Tidur Nyenyak Tanpa Obat
A A Ukuran Teks16px

Tim peneliti dari University of Texas di Austin (UT Austin) berhasil mengembangkan sebuah soft patch inovatif yang mampu membantu penggunanya memasuki fase tidur REM (Rapid Eye Movement) lebih cepat dan bertahan lebih lama.

Inovasi medis ini bekerja secara efektif tanpa memerlukan intervensi obat-obatan maupun prosedur bedah.

>>> Ronald Araujo Cabut, Barcelona Cari Kapten Baru Musim 2026/2027

Dalam uji coba yang melibatkan 28 orang peserta, alat yang diberi nama NEUSLeeP ini terbukti mampu membuat penggunanya mencapai fase tidur REM 43 menit lebih awal dari biasanya.

Selain itu, para peserta juga dilaporkan bertahan di fase tidur lelap tersebut sekitar 16 menit lebih lama.

Menggabungkan Ultrasound dan Pemantauan Real-Time

Perangkat wearable ini bekerja dengan cara yang cukup unik, yakni menggabungkan stimulasi ultrasound yang lembut dengan elektroda untuk membaca aktivitas otak.

Kombinasi inovatif ini memungkinkan perangkat untuk menjangkau bagian dalam otak yang terkait dengan tidur REM, sekaligus melacak respons otak secara real-time dari luar tengkorak.

Kai Wing Tang, lulusan doktoral teknik biomedis UT Austin yang memimpin penelitian ini, menyebutkan bahwa pencapaian yang telah diterbitkan dalam jurnal Nature Communications tersebut membuka babak baru di ranah ilmu saraf.

Asisten Profesor Departemen Teknik Biomedis UT Austin, Huiliang Wang, menambahkan bahwa kemampuan alat untuk memberikan stimulasi sekaligus memantau secara real-time adalah keunggulan utamanya.

Ia menilai patch yang ditempelkan pada kulit ini dapat membuka jalan baru bagi para peneliti dan dokter untuk mempelajari serta mengobati gangguan tidur pasien langsung dari rumah mereka.

Potensi Redakan Stres Hingga PTSD

Manfaat dari patch NEUSLeeP ini rupanya tidak hanya sebatas memperbaiki waktu tidur.

>>> Iraola Ungkap Liverpool Belum Siap Tampil Penuh 90 Menit

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM