Wasit asal Somalia, Omar Artan, ditunjuk untuk memimpin pertandingan Piala Super Eropa 2026. Ia mengaku sangat antusias menjalani tugas pertamanya di Eropa.
Artan menjadi sorotan jelang Piala Dunia 2026 karena ditolak masuk ke Amerika Serikat. Penolakan itu terjadi karena Somalia masuk daftar hitam yang dilarang masuk ke AS.
>>> Galaxy Z Fold 8 Tahan Pasir dan Tekukan, Hasil Uji Ketahanan Mengejutkan
Meski memiliki visa dan dokumen resmi untuk bertugas di Piala Dunia 2026, Artan tetap dideportasi dari Negeri Paman Sam.
UEFA bersimpati atas apa yang dialami Artan.
Badan sepakbola tertinggi Eropa itu kemudian menunjuknya sebagai wasit Piala Super Eropa antara Paris Saint Germain kontra Aston Villa.
Laga PSG vs Aston Villa
Laga PSG vs Aston Villa dijadwalkan Kamis (13/8/2026) dini hari WIB di Red Bull Arena Salzburg, Austria.
Artan mengakui pertandingan ini akan menambah jam terbangnya sebagai wasit internasional.
"Ini akan menjadi pertandingan pertama saya di Eropa. Berpetualang, membuat kenangan, dan mempelajari hal-hal baru selalu menyenangkan," kata Artan dalam laman resmi UEFA.
>>> Barcelona Tolak Tawaran 50 Juta Euro PSG untuk Ferran Torres
"Bagi saya, sungguh fantastis bahwa CAF bekerja sama dengan UEFA, konfederasi terbaik di dunia untuk wasit.
Standar di Eropa sangat fantastis dan sepakbola yang mereka mainkan sangat, sangat bagus," tambahnya.
"Saya percaya wasit CAF dapat belajar banyak dari UEFA, dan wasit UEFA juga dapat belajar banyak dari CAF.
Ini saling menguntungkan. Saya merasa terhormat ditunjuk untuk pertandingan besar ini," ujarnya.
Omar Artan akan dibantu wasit-wasit asal Afrika lainnya di Piala Super Eropa 2026.
>>> Gyokeres Tegaskan Community Shield Bukan Laga Persahabatan
Ada Liban Abdoulrazack Ahmed (Djibouti) dan Stephen Eleazar Onyango Yiembe (Kenya) yang ditunjuk sebagai asisten wasit.
