"Kami mencari kesempurnaan, atau setidaknya sedekat mungkin dengan kesempurnaan.
Karena dengan komponen yang dicetak dengan metode injeksi, akan selalu ada garis-garis yang terlihat tepat di tempat sesuatu terlepas dari cetakan, atau kerumitan proses manufaktur akan menyebabkan sedikit ketidakkonsistenan," kata Shelton.
Sementara itu, game Super Mario Bros. yang terjual USD 3 juta itu masih tersegel sejak diproduksi pada 1968.
Artinya, barang tersebut berusia 40 tahun dan masih dalam kondisi sangat baik.
Evan Masingill, direktur konsinyasi video game Heritage, menambahkan, "Kisah di baliknya yang luar biasa - game ini baru ditemukan beberapa bulan lalu di dalam paket konsol NES Control Deck yang masih baru, artinya belum disentuh selama hampir 40 tahun - membuat hasilnya semakin mengesankan."