⌂ Beranda News El Nino 2026 Lebih Ganas dari 1998, Ilmuwan Sebut di Wilayah Belum Terpetakan

El Nino 2026 Lebih Ganas dari 1998, Ilmuwan Sebut di Wilayah Belum Terpetakan

El Nino 2026 Lebih Ganas dari 1998, Ilmuwan Sebut di Wilayah Belum Terpetakan
El Nino 2026 Lebih Ganas dari 1998, Ilmuwan Sebut di Wilayah Belum Terpetakan
A A Ukuran Teks16px

Di sisi lain, beberapa wilayah lain berpotensi mengalami banjir parah.

Hausfather menyoroti kondisi lebih kering di Indonesia, Asia Tenggara, Australia Timur, Afrika bagian Selatan, Amazon Utara, dan India.

Hal ini dapat melemahkan monsun dan berdampak besar pada pertanian.

Fenomena ini juga berpotensi memicu pemutihan karang pemecah rekor di seluruh dunia. Peristiwa pemutihan karang global pertama terjadi pada 1998, bertepatan dengan El Nino kuat.

Belum bisa dipastikan apakah 2026 akan sama fatal dengan 1997/1998. Para ilmuwan masih belum memiliki gambaran lengkap bagaimana peristiwa ini akan berlanjut.

"Saya tidak ingin menyebar kepanikan berlebihan, tapi saya pikir kita harus bersiap dari sekarang untuk menghadapi sesuatu yang belum pernah kita lihat sebelumnya," kata Hausfather.

Ia menekankan pentingnya negara-negara tropis mempersiapkan diri menghadapi penurunan hasil panen dan dampak ikutannya. "Saya rasa kita tidak boleh lengah," tambahnya.

Alasan lain sulitnya membandingkan dengan 1997/1998 adalah kondisi Bumi yang berbeda. Pada 2026, Bumi jauh lebih hangat akibat perubahan iklim.

>>> Dean Huijsen Ambil Alih Nomor 4 Real Madrid, Doa Ramos Mengiringi

"Tahun 1998 memecahkan rekor suhu terpanas saat itu. Jika suhu tersebut terjadi hari ini, justru akan terasa sangat dingin," jelas Hausfather.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM