Sebuah celah keamanan yang ditemukan pada aplikasi Zoom berpotensi membahayakan pengguna perangkat Android dan iPhone. Celah ini memungkinkan peretas mengambil alih kendali perangkat korban.
Peneliti dari A Security berhasil menciptakan eksploitasi untuk celah ini hanya dalam waktu kurang dari 24 jam menggunakan model AI publik.
>>> Marc Marquez Akui Lengan Kanan Tak Terkendali di MotoGP Inggris
Kemampuan ini sebelumnya hanya bisa dilakukan oleh aktor ancaman yang didukung negara dengan sumber daya besar.
Fitur Anotasi Menjadi Titik Lemah
Celah keamanan tersebut memanfaatkan fitur anotasi dalam Zoom, yang memungkinkan pengguna menggambar pada layar saat berbagi layar dalam rapat virtual.
Dengan celah ini, peretas dapat bergabung atau memulai rapat Zoom untuk menjalankan kode berbahaya pada perangkat target.
Serangan ini berisiko mencuri data, mengaktifkan kamera atau mikrofon, bahkan menginstal malware tanpa disadari korban.
>>> Rekor Luis Enrique di Piala Super Eropa: Lampaui Zidane dan Simeone
Serangan ini sangat berbahaya karena tidak memerlukan interaksi dari korban dan tidak menampilkan indikasi visual adanya aktivitas mencurigakan.
A Security telah melaporkan temuan ini kepada Zoom, yang kemudian segera merilis pembaruan untuk memperbaiki celah keamanan tersebut.
Pengguna dianjurkan untuk segera memperbarui aplikasi Zoom mereka ke versi terbaru.
>>> Nubia Neo 5 GT Resmi Hadir di Indonesia, Cek Harga dan Spesifikasinya
Masalah serupa sebelumnya juga sempat dilaporkan pada perangkat Mac, yang telah diatasi melalui pembaruan sistem operasi oleh Apple.

