Transformasi digital yang kian masif menuntut perusahaan di berbagai sektor untuk beroperasi secara lebih cepat, konsisten, dan efisien.
Untuk mengatasi kompleksitas beban kerja repetitif, teknologi kecerdasan buatan kini semakin diandalkan sebagai solusi operasional.
>>> Gelandang Barcelona Frenkie de Jong Kecewa Berat Harus Menepi karena Cedera
PT Neo Karya Internasional mengambil langkah strategis dengan menggandeng AI Rudder guna mengimplementasikan teknologi AI voice agent.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui penyematan teknologi kecerdasan buatan ke dalam ekosistem layanan digital yang ditawarkan kepada klien.
Pengelolaan Percakapan Bervolume Tinggi
Fokus utama penerapan sistem ini adalah membantu perusahaan mengelola percakapan berbasis suara dengan volume yang sangat tinggi.
Meski dijalankan oleh mesin, interaksi panggilan tersebut dirancang agar tetap menghasilkan gaya bahasa yang luwes serta natural.
Sistem kecerdasan buatan ini juga terintegrasi secara mulus dengan infrastruktur database yang sudah berjalan di perusahaan klien.
>>> Pandangan Mbappe soal Jose Mourinho di Real Madrid
Dengan mengambil alih komunikasi repetitif, alur kerja diharapkan menjadi lebih efisien bagi alokasi sumber daya manusia.
Direktur PT Neo Karya Internasional, Kurnia Elly Pristyadi, memaparkan bahwa langkah ini merupakan komitmen meracik solusi relevan.
Pihaknya memperkuat portofolio solusi guna membantu pelanggan meningkatkan efisiensi operasional serta memberikan pengalaman terbaik.
Kerja sama ini sekaligus mencerminkan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pengembangan solusi digital dunia usaha kian luas.
Country Manager AI Rudder Indonesia, Michael Ignetius Kauw, mengaku antusias dapat mendukung langkah ekspansi Neo Karya.
>>> Surat Bill Gates Sebut Pengguna Software Bajakan Adalah Pencuri
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan solusi digital yang relevan dengan kebutuhan berbagai industri ke depannya.

