Penunjukan Zinedine Zidane sebagai pelatih baru tim nasional Prancis sempat memicu perdebatan publik terkait keyakinan agama yang dianutnya.
Sejumlah pihak yang diduga bersikap islamofobia mempertanyakan keputusan federasi sepakbola Prancis atau FFF dalam mengangkat Zidane.
Menanggapi situasi tersebut, pihak pemerintah Prancis akhirnya angkat suara untuk meredam polemik yang berkembang di tengah masyarakat.
Abdelkader Lahmar selaku anggota parlemen Prancis dari partai La France Insoumise secara tegas memberikan pembelaan kepada Zinedine Zidane.
Ia mempertanyakan mengapa pertanyaan mengenai agama baru diajukan sekarang, sementara hal serupa tidak pernah ditanyakan kepada pelatih-pelatih sebelumnya.
Sementara itu, FFF dikabarkan tidak ambil pusing dengan polemik tersebut dan meyakini Zidane tetap fokus mempersiapkan tim menghadapi agenda mendatang.