Federasi sepakbola Laos mengambil langkah tegas terkait performa buruk tim nasional mereka.
LFF resmi melakukan investigasi atas dugaan pengaturan skor di ajang Piala AFF 2026.
Keputusan ini diambil setelah Timnas Laos menjadi juru kunci Grup B dengan catatan empat kekalahan beruntun.
Dalam rangkaian pertandingan tersebut, Laos kebobolan 20 gol dan hanya mampu mencetak tiga gol.
LFF menemukan sejumlah kejanggalan dalam beberapa pertandingan yang dilakoni oleh skuad asuhan mereka.
Permintaan izin investigasi telah diajukan kepada Ministry of Public Security sejak 7 Agustus.
Kementerian terkait telah memberikan lampu hijau sehingga proses penyelidikan langsung dimulai.
Sejumlah insiden di lapangan menjadi sorotan utama dalam penyelidikan dugaan match fixing ini.
Viengxay Sydavong tercatat mencetak dua gol bunuh diri saat menghadapi Malaysia dan Filipina.
Selain itu, Phetdavanh Somsanith dan Sayfon Keohanam juga menerima kartu merah langsung pada laga-laga krusial.
Meskipun surat resmi federasi tidak menyebut nama pemain secara eksplisit, New Straits Times melaporkan ada empat pemain yang disorot.
Performa pada turnamen edisi kali ini sangat kontras jika dibandingkan dengan edisi sebelumnya.
Pada Piala AFF sebelumnya, Laos mampu tampil lebih kompetitif meski tetap finis di posisi juru kunci.