Jamie Carragher memberikan kritik tajam terhadap penampilan Liverpool sepanjang rangkaian laga pramusim.
Ia menilai gaya permainan skuad asuhan Andoni Iraola tersebut menyerupai olahraga bola basket.
Kondisi itu terjadi karena Liverpool terlalu banyak menempatkan pemain di area depan saat situasi menyerang.
Para pemain dinilai memiliki naluri menyerang yang baik tetapi kurang optimal dalam mengantisipasi transisi bertahan.
Carragher menyebut tidak ada tim papan atas di liga yang menerapkan pola sepak bola seperti itu.
Liverpool sendiri menyongsong era baru ditangani manajer anyar menyusul hasil musim lalu.
Andoni Iraola didatangkan untuk menggantikan posisi pelatih sebelumnya yang dipecat.
Selama pramusim, The Reds mencatatkan tiga kemenangan serta dua kali kekalahan.
Catatan tersebut diwarnai dengan sembilan gol memasukkan dan sembilan kali kebobolan.