Kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah terus memicu perhatian serius mengenai cara penanganannya.
Sebuah studi ilmiah menemukan bahwa perubahan iklim memperbesar peluang munculnya cuaca kebakaran ekstrem.
Peluang terjadinya cuaca tersebut kini melonjak 88-152% lebih tinggi daripada era praindustri.
Dampak Perubahan Iklim pada Vegetasi
Masalah utama bukan sekadar kenaikan suhu global.
Atmosfer yang panas membuat vegetasi dan material organik kehilangan kelembapan dengan cepat.
Kondisi ini menyediakan bahan bakar kering yang memicu api menyebar lebih luas.
Jumlah kebakaran besar tercatat meningkat sekitar empat kali lipat pada tahun-tahun ekstrem.
Faktor Pendukung Selain Iklim
Para peneliti menekankan bahwa hubungan antara iklim dan kebakaran sangat kompleks.
Di kawasan tropis seperti Asia Tenggara, aktivitas manusia dan deforestasi juga memegang peranan penting.
Kombinasi faktor lingkungan ini membuat proses pemadaman menjadi jauh lebih berat.