⌂ Beranda News Meta sebut pemblokiran WhatsApp aktivis Pati akibat salah sistem
News

Meta sebut pemblokiran WhatsApp aktivis Pati akibat salah sistem

Ilustrasi aplikasi WhatsApp di layar ponsel pintar
Meta sebut pemblokiran WhatsApp aktivis Pati akibat salah sistem
A A Ukuran Teks16px

Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Meta memberikan penjelasan terkait pemblokiran akun WhatsApp milik aktivis Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Supriyono alias Botok.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menyatakan pihaknya menerima banyak keluhan soal akun yang tiba-tiba dinonaktifkan.

Komdigi sempat melayangkan surat pada 14 Agustus setelah respons yang diharapkan tidak kunjung diterima.

Karena batas waktu terlewati, Komdigi akhirnya memanggil perwakilan Meta untuk hadir secara langsung guna memberikan klarifikasi.

Alexander menyebut pihak regulator tidak mengetahui secara spesifik mengenai posisi akun yang bersangkutan.

Kepala Kebijakan Publik WhatsApp dan Messenger Asia Pasifik Meta, Esther Samboh, mengakui adanya kesalahan sistem.

Sistem mendeteksi perilaku yang dinilai melanggar ketentuan karena WhatsApp memakai enkripsi end-to-end.

Gangguan tersebut membuat sejumlah akun pengguna asli ikut terkena pemblokiran secara tidak sengaja.

Meta mengeklaim masalah ini terjadi secara global dan bukan upaya yang ditargetkan khusus untuk wilayah Indonesia.

Pihak Meta sudah melakukan langkah pemulihan untuk mengembalikan akun yang terdampak kesalahan sistem.

Pengguna yang masih mengalami kendala dapat mengajukan mekanisme banding langsung lewat aplikasi.

Proses peninjauan banding tersebut dijanjikan akan selesai dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

📰 Update Terbaru