⌂ Beranda News Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla, Efektifkah Inovasi Ubi Bombing?
News

Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla, Efektifkah Inovasi Ubi Bombing?

Ilustrasi tanaman singkong di perkebunan
Karhutla Gambut Sulit Dipadamkan, Pakar IPB Ungkap Alasannya
A A Ukuran Teks16px

Presiden Prabowo Subianto mendorong pengembangan bahan pemadam karhutla berbasis tepung ubi atau singkong.

Inovasi yang dijuluki sebagai ubi bombing itu menarik perhatian publik karena menawarkan alternatif selain water bombing.

Saat memimpin rapat penanganan karhutla di Sumatera Selatan pada 24 Agustus 2026, Prabowo meminta bahan tersebut diteliti.

Ia meminta agar bahan baku dari singkong ini dapat diproduksi dalam skala besar untuk pengujian lanjutan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyebut potensi bahan itu untuk mencegah serta memadamkan api pada tahap awal.

Namun, ia menegaskan bahwa penelitian serta pengujian mendalam masih diperlukan untuk memastikan efektivitasnya.

Tinjauan Ilmiah Penggunaan Tepung untuk Pemadaman

Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University Prof. Bambang Hero Saharjo memberikan tanggapan terkait inovasi ini.

Ia mengaku belum mengetahui efektivitas tepung singkong secara spesifik untuk memadamkan api.

Kendati demikian, ia pernah meneliti bahan berbasis tepung jagung yang dicampur material lain untuk diolah menjadi gel.

Gel tersebut dicampur air dan disemprotkan menggunakan selang guna membantu menutup pori-pori gambut.

Material pemberat ini membuat sasaran tembak semprotan lebih fokus dan mencegah bara api naik kembali ke permukaan.

Meski demikian, penelitian terdahulu menggunakan tepung jagung dengan formulasi tertentu dan bukan tepung singkong.

Oleh karena itu, efektivitas tepung singkong untuk karhutla masih harus dibuktikan melalui pengujian lapangan yang objektif.

📰 Update Terbaru