Bongkahan es selebar 1.300 meter dari bagian bawah gletser di Pegunungan Himalaya, Nepal, runtuh secara tiba-tiba.
Ahli geosains Jakob Steiner menggambarkan kejadian tersebut seolah-olah seseorang mengambil pisau dan menjatuhkan material dari tebing gunung.
Hantaman es, batu, dan sedimen yang jatuh dari ketinggian 5.000 meter di atas permukaan laut sempat membendung sungai di bawahnya.
Bendungan alami itu akhirnya jebol setelah terisi volume air sangat besar, lalu melepas arus deras yang mengubur desa di hilir.
Para ilmuwan memperingatkan bahwa fenomena mengerikan ini terjadi jauh lebih sering akibat pemanasan global.
Wilayah Himalaya diketahui telah kehilangan 21 persen tutupan gletsernya pada kuartal pertama abad ini.