Ducati menegaskan komitmen mereka untuk terus memberikan dukungan penuh kepada Francesco Bagnaia hingga akhir musim MotoGP 2026.
Dukungan ini diberikan di tengah performa labil yang sedang dialami oleh pebalap asal Italia tersebut.
Sudah hampir satu tahun berlalu sejak terakhir kalinya Bagnaia berhasil meraih kemenangan di balapan utama MotoGP.
Capaian terbaik Bagnaia pada musim ini hanyalah finis di posisi ketiga sebanyak empat kali.
Ia juga tercatat mengalami retired sebanyak enam kali, termasuk insiden crash dalam dua seri terakhir di Silverstone dan Aragon.
Situasi tersebut turut berdampak langsung pada tingkat kepercayaan dirinya saat mengendarai Desmosedici GP26.
Permasalahan itu semakin diperparah dengan hasil sesi latihan yang kurang memuaskan pada ajang MotoGP San Marino 2026.
Bagnaia harus puas berada di urutan 19 dari 21 pebalap dan terpaksa menjalani Q1 secara berturut-turut sejak Juli lalu.
Pencapaian tersebut terlihat sangat kontras jika dibandingkan dengan performa rekan setimnya, yakni Marc Marquez.
Bos Ducati, Davide Tardozzi, menanggapi situasi ini dan memastikan tidak ada masalah kepercayaan antara tim dan pebalapnya.
Tardozzi menyatakan bahwa timnya sedang bekerja keras untuk mengembalikan sensasi berkendara yang diinginkan oleh Bagnaia.
Pihak Ducati bertekad untuk terus berjuang bersama pebalapnya tersebut hingga lap terakhir di seri penutup.