⌂ Beranda News Dai Zheng Lepas Status PNS demi Bawa China Saingi Roket SpaceX
News

Dai Zheng Lepas Status PNS demi Bawa China Saingi Roket SpaceX

Peluncuran roket pakai ulang di fasilitas antariksa
Dai Zheng Lepas Status PNS demi Bawa China Saingi Roket SpaceX
A A Ukuran Teks16px

Dai Zheng mengambil keputusan besar pada tahun 2016 dengan meninggalkan karier bergengsi di program antariksa pemerintah China.

Langkah berani tersebut kini membuahkan hasil manis lewat kesuksesan pendaratan roket swasta yang dapat digunakan kembali.

Roket Zhuque-3 buatan startup LandSpace sukses meluncur dari Dongfeng pada 19 Agustus 2026. Pendorong tahap pertama roket tersebut berhasil kembali ke Bumi dan mendarat mulus di titik pendaratan.

Pencapaian ini menandai sejarah baru sebagai perusahaan swasta pertama di China yang berhasil mendaratkan roket kelas orbital di darat.

Capai tersebut sekaligus mempercepat ambisi negeri tirai bambu menyaingi kemampuan SpaceX milik Elon Musk.

Perjalanan Karier dan Titik Balik

Ketertarikan Dai pada dunia roket bermula sejak masa sekolah dasar ketika ia kerap merakit roket kardus buatan sendiri.

Ia kemudian mendalami bidang teknik kedirgantaraan di Universitas Tsinghua.

Ia sempat bergabung dengan BUMN China Academy of Launch Vehicle Technology pada 2009 dan merancang roket Long March 5.

Pandangannya berubah drastis setelah melihat keberhasilan roket Falcon 9 milik SpaceX yang mendarat tegak lurus pada 2015.

Pertemuannya dengan pendiri LandSpace meyakinkannya untuk melepas posisi mapan di lembaga negara. Bersama perusahaan swasta tersebut, ia memimpin pengembangan teknologi roket berbahan bakar cair.

Setelah sempat mengalami kegagalan uji coba pada akhir 2025 lalu, timnya melakukan evaluasi mendalam selama delapan bulan. Kerja keras tersebut terbayar lunas lewat keberhasilan pendaratan Zhuque-3.

📰 Update Terbaru