⌂ Beranda › News › Pemkot Bandung Diminta Lakukan Relokasi Kabel Secara Terukur
News

Pemkot Bandung Diminta Lakukan Relokasi Kabel Secara Terukur

Ilustrasi penataan kabel telekomunikasi di perkotaan.
Pemkot Bandung Diminta Lakukan Relokasi Kabel Secara Terukur Pexels
A A Ukuran Teks16px

Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Bandung dalam menata jaringan telekomunikasi.

Dukungan tersebut diberikan melalui pemindahan kabel udara menuju infrastruktur bawah tanah yang terintegrasi.

Kendati demikian, asosiasi meminta agar migrasi kabel tersebut dijalankan secara terukur dan bertahap.

Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi gangguan layanan internet bagi masyarakat maupun pelaku usaha di wilayah tersebut.

Hingga Agustus 2026, penataan kabel telah menjangkau 42 ruas jalan dari target total 85 ruas jalan pada tahun ini.

Ketua Umum Apjatel Jerry Siregar menyatakan pihaknya tidak bermaksud menghambat program penataan kota yang sedang berjalan.

Pihaknya mendorong proses yang terkoordinasi agar tujuan penataan tercapai tanpa mengorbankan kualitas konektivitas pelanggan.

Pemindahan kabel udara ke bawah tanah memerlukan persiapan teknis yang matang serta identifikasi jalur baru.

Jaringan yang telah direlokasi harus melalui tahap penyambungan dan pengujian untuk menjaga kestabilan koneksi.

Pekerjaan dalam durasi terlalu singkat dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko gangguan jaringan dan pekerjaan ulang.

Selain itu, keselamatan teknisi di lapangan juga menjadi sorotan penting karena membutuhkan konsentrasi tinggi.

Kesiapan perangkat seperti fusion splicer dan OTDR turut menentukan kelancaran proses penyambungan kabel.

Apjatel juga mendorong penerapan ketentuan pengelolaan Barang Milik Daerah serta pemanfaatan sarana utilitas terpadu.

Asosiasi yang menaungi ratusan anggota ini menyatakan siap menjadi mitra pemerintah dalam menyelesaikan tantangan teknis.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru