⌂ Beranda › News › BRIN Desak Evaluasi Air Waduk untuk Proyek Data Center Jatiluhur
News

BRIN Desak Evaluasi Air Waduk untuk Proyek Data Center Jatiluhur

Pemandangan Waduk Jatiluhur di Purwakarta
BRIN Desak Evaluasi Air Waduk untuk Proyek Data Center Jatiluhur Pexels
A A Ukuran Teks16px

Rencana pembangunan pusat data kecerdasan buatan atau AI di kawasan Jatiluhur memicu perdebatan publik.

Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN menyatakan perlunya analisis serius terkait penggunaan air waduk.

Penggunaan air untuk sistem pendinginan harus dipastikan tidak mengganggu pasokan irigasi dan air baku.

Terutama pada musim kemarau, kebutuhan air tambahan ini perlu dihitung melalui simulasi operasi waduk.

Sistem pendinginan data center memerlukan air dalam jumlah besar yang sebagian hilang melalui evaporasi.

Sebagian air lainnya menjadi air buangan atau blowdown yang pengelolaannya harus diatur secara ketat.

Kajian neraca air diperlukan sebelum menentukan alokasi dan efisiensi penggunaan bagi fasilitas tersebut.

Selain kuantitas, kualitas air baku dan air buangan juga harus memenuhi standar lingkungan perairan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelumnya menekankan pentingnya perhitungan kebutuhan air sejak awal.

Proyek investasi senilai Rp 3,5 triliun ini direncanakan berdiri di atas lahan seluas 8.000 meter persegi.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru