Presiden UEFA Aleksander Ceferin melontarkan kritik tajam terhadap kepemimpinan Presiden FIFA Gianni Infantino.
Sindiran tersebut disampaikan Ceferin ketika menghadiri European Football Clubs General Assembly di Kopenhagen pada Selasa.
Dalam pidatonya, Ceferin menggunakan kisah cerita klasik Baju Baru Sang Kaisar untuk menggambarkan situasi tata kelola sepak bola dunia.
Kritik ini merujuk pada rencana FIFA Forward Enterprise yang sempat diusulkan namun akhirnya ditarik akibat penolakan keras.
Proposal tersebut sebelumnya berniat membentuk entitas komersial yang mengelola hak komersial turnamen besar.
UEFA menilai proses pengambilan keputusan di tubuh FIFA kurang transparan serta minim konsultasi memadai dengan asosiasi anggota.
Ceferin mengingatkan bahwa penggunaan istilah yang nyaman tidak serta-merta mengubah kenyataan yang tidak menyenangkan.
Ia menegaskan bahwa sepak bola tidak memerlukan kaisar maupun pengikut yang membenarkan kebijakan sepihak.
Para pengurus olahraga ini diingatkan bertindak sebagai penjaga dan bukan pemilik yang bisa memperjualbelikan masa depan sepak bola.
