Huawei menghadirkan kemampuan pemantauan kesehatan yang lebih mendalam lewat perangkat wearable terbaru mereka.
Smartwatch Huawei Watch GT 7 Pro dilengkapi dengan fitur untuk membantu pengguna memahami potensi risiko penyakit jantung koroner serta diabetes.
Cara Kerja Fitur Pemantauan Risiko Kesehatan
Senior Retail Manager Huawei Device Indonesia, Edy Supartono, menjelaskan bahwa perangkat ini mengusung kemampuan Industry 1st Coronary Heart Disease Risk Study.
Fitur tersebut dirancang untuk memberikan kesadaran dini terhadap potensi risiko penyakit jantung koroner.
Pengguna harus memberikan persetujuan terlebih dahulu sebelum mengaktifkan fitur ini di dalam sistem.
Sistem kemudian akan meminta beberapa informasi seperti riwayat keluarga, berat badan, serta tangan yang mengenakan perangkat.
Pengguna perlu menjalani pengukuran ECG dan pemantauan selama sekitar tiga hari secara berkelanjutan.
Selain itu, perangkat ini juga menyediakan fitur Diabetes Risk Study untuk mendeteksi potensi risiko diabetes.
Proses evaluasi untuk diabetes risk study ini dapat berlangsung antara 3 hingga 14 hari tergantung frekuensi pemakaian perangkat.
Huawei turut membekali arloji pintar ini dengan Physical Readiness Score guna membantu pengguna menentukan waktu olahraga yang tepat.
