⌂ Beranda › News › Pengalihan Jaringan Fiber Telkom Dipastikan Tanpa PHK Karyawan
News

Pengalihan Jaringan Fiber Telkom Dipastikan Tanpa PHK Karyawan

Ilustrasi jaringan fiber optik Telkom
Strategi Jangka Pendek Telkom Usai RUPSLB Diungkap Pimpinan Pexels
A A Ukuran Teks16px

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memastikan bahwa proses pengalihan aset infrastruktur jaringan kepada anak usahanya tidak memicu pemutusan hubungan kerja bagi para karyawan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama Telkom Indonesia, Nanang Hendarno, menyusul langkah restrukturisasi kepemilikan aset perusahaan.

Status Kepemilikan InfraNexia

Nanang menjelaskan bahwa langkah pemindahan aset ini dilakukan menuju anak perusahaan yang mayoritas sahamnya masih dipegang penuh oleh Telkom.

Karena dikelola oleh entitas yang kepemilikannya mencapai 99,9% oleh Telkom, kekhawatiran mengenai hilangnya kepastian kerja dipastikan tidak akan terjadi.

Sebelumnya, Telkom merampungkan pengalihan lebih dari 90% aset infrastruktur jaringan ke InfraNexia yang terbagi dalam dua tahap transaksi.

Total nilai transaksi pengalihan aset infrastruktur jaringan tersebut menyentuh angka Rp49,9 triliun.

Rangkaian aset yang dialihkan meliputi jaringan akses pelanggan, core backbone, serta berbagai infrastruktur pendukung telekomunikasi lainnya.

Secara keseluruhan, InfraNexia bakal mengelola sekitar 112.000 kilometer jaringan fiber optik serta 26.000 kilometer Sistem Komunikasi Kabel Laut domestik.

Transformasi ini menempatkan InfraNexia sebagai penyedia layanan wholesale connectivity, sementara Telkom fokus bertindak sebagai strategic holding.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru