Laporan dari lebih dari 100 ilmuwan internasional memperingatkan bahwa lautan memanas pada tingkat yang mengkhawatirkan.
Kondisi ini membawa dampak luas yang dinilai belum siap dihadapi oleh dunia saat ini.
Laporan Copernicus Ocean State Report kesepuluh memanfaatkan data lebih dari empat dekade dari satelit, pelampung, dan sensor.
Data tersebut memberikan peringatan paling tegas sejauh ini mengenai perubahan mendalam yang terjadi pada lautan dunia.
Pierre Bahurel selaku Direktur Jenderal Mercator Ocean International menyatakan bahwa lautan berubah di depan mata.
Perubahan tersebut mencakup pemanasan, kenaikan permukaan laut, dan degradasi ekosistem yang saling berkaitan.
Tekanan terhadap lautan semakin bertambah akibat fenomena El Nino yang luar biasa besar.
Lautan global menyerap sekitar 90% kelebihan panas dari pembakaran bahan bakar fosil yang dilakukan manusia.
Laju pemanasan laut tercatat berlipat ganda dalam 20 tahun terakhir.
Suhu permukaan laut mencapai rekor tertinggi berturut-turut pada 2023, 2024, dan kembali berulang pada 2026.