Perilaku langka dari populasi buaya kerdil penghuni bawah tanah akhirnya berhasil diabadikan melalui rekaman kamera.
Hewan pemangsa mungil tersebut terlihat sedang mengincar dan menyambar kelelawar di dalam kegelapan Gua Abanda.
Spesies yang dikenal sebagai dwarf crocodile atau Osteolaemus tetraspis ini memiliki panjang tubuh sekitar 1,5 meter.
Para peneliti sebelumnya sudah mengetahui bahwa satwa tersebut memakan kelelawar serta jangkrik gua.
Namun momen ketika mereka menangkap mangsanya tersebut belum pernah disaksikan secara langsung sebelumnya.
Misteri berburu di bawah tanah itu akhirnya terungkap berkat penggunaan kamera jarak jauh.
Alat perekam tersebut dipasang khusus untuk keperluan pembuatan serial televisi dokumenter alam liar.
Ahli ekologi konservasi Matt Shirley menjelaskan bahwa kehadiran manusia kerap membuat buaya enggan menampilkan perilaku aslinya.
Kondisi Unik Buaya Penghuni Gua
Selain kebiasaan berburu kelelawar, sebagian individu buaya di Gua Abanda memiliki warna kulit oranye.
Perubahan warna tersebut diduga terjadi akibat paparan guano atau tumpukan kotoran kelelawar secara terus-menerus.
Meski hidup di lingkungan ekstrem, populasi ini justru menunjukkan kondisi fisik yang lebih baik daripada kerabatnya di hutan.
Ketersediaan makanan yang melimpah serta minimnya kehadiran predator memberikan keuntungan tersendiri bagi mereka.
Kendati demikian, habitat unik tersebut masih menghadapi ancaman karena berada di luar kawasan lindung.
Pemerintah Gabon saat ini tengah memproses pemberian perlindungan khusus untuk menjaga kelestarian gua.