⌂ Beranda › News › BSSN Sebut Isu Kebocoran Data Komdigi Himpunan Informasi Masa Lalu
News

BSSN Sebut Isu Kebocoran Data Komdigi Himpunan Informasi Masa Lalu

Ilustrasi keamanan siber dan perlindungan data pribadi
Tanggapan resmi Komdigi terkait isu harga paket rollover Pexels
A A Ukuran Teks16px

Badan Siber dan Sandi Negara memastikan data pribadi yang belakangan beredar di internet dan disebut sebagai dugaan kebocoran data bukanlah insiden baru.

Pernyataan tersebut dikeluarkan BSSN setelah sebelumnya muncul keramaian mengenai dugaan kebocoran data pribadi milik Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia BSSN, Dr. Sulistyo, menyampaikan hasil analisis awal menunjukkan data itu merupakan gabungan informasi terbuka.

Informasi tersebut berasal dari sejumlah kebocoran yang pernah terjadi sebelumnya dan kemudian dikumpulkan kembali serta diedarkan ulang oleh pihak tertentu.

Meskipun bukan merupakan kebocoran baru, BSSN tetap menindaklanjuti peredaran data tersebut melalui koordinasi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital serta aparat penegak hukum.

Langkah penelusuran dan penindakan tetap berjalan karena data yang pernah bocor masih berpotensi untuk disalahgunakan apabila diperjualbelikan kembali.

BSSN mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan tangkapan layar, unggahan, maupun potongan data pribadi milik siapa pun termasuk pejabat publik.

Masyarakat juga diminta menerapkan langkah sederhana seperti mengganti kata sandi secara berkala, mengaktifkan verifikasi dua langkah, dan tidak mengunggah data pribadi.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru