Keberhasilan Tim Kebanggaan Indonesia menjadi yang terbaik di level ASEAN menyisakan kisah perjuangan panjang dari para pemainnya.
Salah satu cerita datang dari Rizky Ridho yang tampil krusial dalam laga final menegangkan melawan Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Pertandingan puncak tersebut harus dilanjutkan ke babak tambahan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 dalam waktu normal. Situasi kian berat ketika Thailand sempat memimpin 2-1 pada menit ke-110.
Masuk sebagai pemain pengganti sejak menit ke-60, Ridho tidak hanya mengawal lini pertahanan dengan disiplin. Ia turut membantu lini serang ketika tim membutuhkan gol penyama kedudukan.
Umpan tarik matang dari Ridho pada menit ke-116 berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Elkan Baggott untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Gol penentu tersebut memperpanjang napas tim hingga babak adu penalti.
Pada babak penentuan itu, Indonesia tampil tenang dan menyudahi perlawanan lawan dengan kemenangan 4-2. Gelar juara di kancah regional pun berhasil direbut.
Di balik pencapaian tersebut, terdapat proses panjang yang harus dilalui oleh setiap atlet profesional. Konsistensi penampilan serta perhatian terhadap kebutuhan tubuh menjadi bagian penting dari keseharian mereka.
Ridho sendiri merupakan bagian dari Le Minerale Squad yang selalu memperhatikan kualitas asupan cairan dan mineral.
Pilihan ini mendukung performa tinggi mereka di tengah jadwal latihan serta pertandingan yang padat.
Kontribusi dari setiap pemain, mulai dari lini depan hingga lini belakang, mengantar Indonesia meraih prestasi puncak di Asia Tenggara.
