Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membagikan cerita miris setelah Garuda sukses menjuarai ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Pemain berusia 33 tahun itu tidak bisa berlama-lama merayakan kemenangan tim nasional usai mengalahkan Thailand di partai final.
Pasukan asuhan John Herdman tersebut memastikan gelar juara lewat adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit.
Laga puncak tersebut berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, pada Senin (5/10).
Seusai pertandingan, para pemain Indonesia langsung larut dalam euforia kemenangan.
Namun, Joey Pelupessy bersama Kevin Diks menjadi dua penggawa Merah Putih yang tidak bisa ikut berpesta terlalu lama.
Keduanya harus segera bergegas meninggalkan stadion sambil membawa koper barang-barang mereka.
Mereka wajib segera terbang kembali ke Eropa untuk bergabung kembali dengan klub masing-masing.
Kevin Diks kembali ke Jerman untuk membela Borussia Moenchengladbah.
Sementara itu, Joey Pelupessy langsung bertolak menuju Belgia demi memperkuat Lommel SK.
Berbicara kepada media Tubantia, Pelupessy menyampaikan rasa sedihnya karena terpaksa meninggalkan perayaan.
Ia menyebutkan bahwa rekan-rekan setimnya pergi ke kota untuk bersenang-senang setelah pertandingan usai.
Dirinya mengaku hanya sempat mengangkat piala sebentar dan merayakannya di ruang ganti.
Setelah itu, ia bersama Kevin Diks langsung menuju bandara untuk mengejar jadwal penerbangan.
Klub-klub memang harus kembali berlaga menyusul berakhirnya agenda jeda internasional.
Kevin Diks dijadwalkan tampil membela Moenchengladbah melawan FC Koln pada Minggu (11/10).
Adapun Lommel SK yang diperkuat Joey Pelupessy akan menghadapi Beveren di ajang Liga Pro Belgia pada Sabtu (10/10).
