Ketua Umum PP PBSI M. Fadil Imran memberikan apresiasi atas pencapaian dua medali emas, satu perak, dan tiga perunggu tim bulutangkis Indonesia.
Capaian tersebut diraih dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang berlangsung di Jepang.
Meski demikian, Fadil mengingatkan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan oleh para pengurus dan atlet.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara syukuran tim bulutangkis Indonesia di lapangan Pelatnas PBSI, Cipayung.
Menurutnya, hasil di Aichi-Nagoya merupakan bagian dari proses transformasi yang sedang dibangun bersama ekosistem bulutangkis.
Fadil menilai munculnya atlet-atlet muda yang mampu bersaing menjadi salah satu indikator positif dalam proses pembinaan.
Namun, kemenangan di Asian Games dinilai tidak boleh membuat tim merasa sudah berada di titik terbaik.
Pekerjaan rumah yang dimaksud mencakup konsistensi performa serta kedalaman atlet di setiap sektor.
PBSI kini langsung mengarahkan fokus ke target yang lebih besar, yakni Olimpiade Los Angeles 2028.
Dalam waktu dekat, tim bulutangkis Indonesia dijadwalkan berangkat untuk mengikuti rangkaian tur Eropa.
