⌂ Beranda › News › Isu Nepotisme Memanas, Bos Nvidia Beri Jabatan Strategis ke Menantu
News

Isu Nepotisme Memanas, Bos Nvidia Beri Jabatan Strategis ke Menantu

CEO Nvidia Jensen Huang dalam sebuah acara teknologi
Bantah Isu Penjualan Divisi, CEO Asha Sharma Pastikan Masa Depan Xbox Bersama Microsoft Pexels
A A Ukuran Teks16px

Keputusan CEO Nvidia menempatkan sejumlah anggota keluarganya ke dalam posisi manajemen inti memicu kontroversi. Kebijakan tersebut mendatangkan kritik tajam mengenai dugaan nepotisme di perusahaan teknologi tersebut.

Sorotan publik semakin menguat setelah menantunya yang berusia 35 tahun dipromosikan menjadi Wakil Presiden Pertumbuhan Infrastruktur AI Global.

Kenaikan jabatan tersebut tercatat terjadi hanya dalam kurun waktu 23 bulan sejak ia mulai bekerja.

Peran Strategis dan Reaksi Internal Perusahaan

Posisi baru tersebut memegang kendali atas infrastruktur kecerdasan buatan global yang menjadi area krusial bagi masa depan perusahaan.

Ia bertugas menghubungkan berbagai klien pusat data dengan sumber daya pendanaan serta fasilitas fisik.

Bos Nvidia yang memiliki kekayaan di kisaran USD 207 miliar atau sekitar Rp 3.700 triliun itu dikabarkan kerap meminta mitra bisnisnya untuk berkoordinasi langsung dengan sang menantu.

Sebelum berkarier di bidang keuangan, ia dikenal sebagai mantan atlet ski asal Swiss. Ia kemudian melanjutkan studi di London Business School dan bertemu dengan putri CEO Nvidia.

Kedua anak sang CEO juga memegang posisi penting di dalam struktur perusahaan. Putra dan putrinya masing-masing mengelola produk robotika serta pemasaran platform kecerdasan buatan.

Meski tidak ada rencana suksesi formal yang ditetapkan, kekhawatiran dari para karyawan terus berkembang. Dalam sebuah pertemuan internal, sejumlah pegawai secara terbuka menyuarakan kekhawatiran mereka terhadap praktik tersebut.

Pimpinan perusahaan menanggapi kritikan tersebut dengan menyatakan bahwa orang tua tentu tidak akan merekomendasikan anak yang dapat mempermalukan perusahaan.

Sejumlah pengamat mencatat perusahaan kini berjalan semakin menyerupai bisnis keluarga.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru