Kehadiran kecerdasan buatan atau AI membuat cara manusia bekerja mengalami perubahan yang cukup cepat.
Teknologi tersebut kini memungkinkan banyak pekerjaan dapat dilakukan dari berbagai lokasi dengan lebih mudah.
Kondisi ini lantas memunculkan pertanyaan mengenai apakah keberadaan kantor fisik masih tetap dibutuhkan ke depannya.
Head of Asia Pacific Zoom Carlos Quaderi menilai bahwa masa depan kantor tidak sesederhana hilang atau tetap ada.
Menurutnya, aspek yang akan mengalami perubahan besar justru terletak pada bentuk serta cara manusia dalam bekerja.
Kendati demikian, ruang fisik diyakini masih akan tetap diperlukan untuk mengakomodasi jenis pekerjaan dan aktivitas tertentu.
Carlos berpendapat bahwa dunia kerja perlu dipahami dari bagaimana suatu pekerjaan dilakukan, bukan sekadar tempatnya.
Ia mencontohkan bahwa kemampuan manusia seperti empati serta interaksi nyata tidak akan mudah digantikan oleh teknologi.
Kualitas kemanusiaan dan kebijaksanaan yang berasal dari pengalaman akan menjadi hal yang semakin penting ke depannya.