⌂ Beranda › News › Sejarah Unik Prosesor AMD Athlon Dibuka Lewat Coretan Pensil
News

Sejarah Unik Prosesor AMD Athlon Dibuka Lewat Coretan Pensil

Ilustrasi prosesor komputer era lampau
Sejarah Unik Prosesor AMD Athlon Dibuka Lewat Coretan Pensil Pexels
A A Ukuran Teks16px

Pada akhir era 1990-an dan awal 2000-an, prosesor AMD Athlon berbasis inti Thunderbird menjadi primadona di kalangan enthusiast PC.

Selain memiliki performa bersaing, Athlon menyimpan keunikan berupa pengunci performa yang bisa dibuka kembali lewat coretan pensil.

Fenomena DIY Bernama Pencil Trick

Fenomena modifikasi mandiri ini dikenal luas di kalangan overclocker dunia dengan sebutan pencil trick.

AMD dulunya mengunci multiplier prosesor menggunakan teknologi tembakan laser untuk memotong jalur koneksi tembaga.

Tindakan pencegahan pabrik itu dilakukan agar vendor tidak menjual chip murah berkecepatan tinggi sebagai model high-end.

Namun para overclocker segera menemukan celah dengan memanfaatkan kandungan grafit pada pensil kayu biasa.

Grafit yang bersifat konduktif digoreskan di atas jembatan L1 yang terputus oleh laser pabrikan.

Coretan tersebut berhasil menyambungkan kembali sirkuit listrik yang terputus secara otomatis.

Pengaturan clock multiplier di dalam sistem BIOS pun kembali terbuka tanpa memerlukan peralatan mahal.

Metode ini memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi para gamer dengan anggaran terbatas.

Kemudahan trik tersebut mulai menemui jalan buntu ketika AMD memperbarui arsitektur jajaran Athlon.

Transisi dari kemasan keramik ke PCB organik pada inti Palomino menciptakan celah laser yang lebih dalam.

Bubuk grafit dari pensil tidak lagi mampu menyambungkan sirkuit secara stabil pada generasi baru itu.

Komunitas overclocker akhirnya beralih menggunakan tinta konduktif atau cat perak untuk membuka kunci prosesor.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru