Raksasa semikonduktor asal Amerika Serikat, AMD, bersiap melipatgandakan kapasitas produksi komponennya secara masif pada tahun 2027.
Langkah strategis ini diambil untuk memenuhi lonjakan permintaan perangkat keras kecerdasan buatan yang terus meroket di tingkat global.
Safari Bisnis Lisa Su di Asia
CEO AMD, Lisa Su, mengonfirmasi rencana tersebut saat berbicara kepada awak media di Taipei selama kunjungan bisnisnya.
Safari bisnis ini bertujuan memastikan kesiapan rantai pasok produksi prosesor dan kartu grafis generasi mendatang.
Su menggelar pertemuan tingkat tinggi dengan mitra manufaktur utama termasuk Foxconn dan TSMC.
Selain itu, ia juga dijadwalkan menemui produsen chip memori di Korea Selatan demi mengamankan pasokan DRAM serta HBM.
Pengumuman ekspansi ini direspons positif oleh pasar modal dengan kenaikan harga saham perusahaan.
Dampak Krisis Pasokan Global
Booming kecerdasan buatan dalam beberapa tahun terakhir telah menguras kapasitas rantai pasok semikonduktor.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada pelambungan harga perangkat elektronik konsumen di pasaran.
Harga konsol PlayStation 5 Pro versi refurbished melonjak hingga dua kali lipat dari harga rilis resmi.
Kelangkaan chip memori juga memaksa produsen laptop memangkas spesifikasi memori dasar pada produk terbaru mereka.