Pengguna desktop yang merasa aplikasi resmi Spotify terlalu membeberkan memori kini dapat mencoba klien pihak ketiga bernama Spotifast.
Aplikasi open-source ini dirancang untuk memangkas penggunaan RAM hingga lima kali lipat lebih hemat sekaligus membawa nuansa pemutar musik lawas.
Lebih Ringan Tanpa Browser Engine
Aplikasi resmi Spotify terasa berat karena memakai framework berbasis web Electron yang menjalankan browser engine utuh di latar belakang.
Akibatnya, aplikasi resmi tersebut kerap mengonsumsi memori RAM mulai dari 600 MB hingga lebih dari 1 GB saat dioperasikan.
Sebaliknya, Spotifast dikembangkan oleh Carmine Paolino menggunakan bahasa pemrograman Rust dan pustaka antarmuka egui.
Tanpa browser engine, aplikasi ini mampu terbuka dalam waktu kurang dari satu detik serta hanya memakan RAM sekitar 100 MB hingga 250 MB.
Fitur Retro dan Dukungan Multi-Platform
Aplikasi ini menghadirkan Mini Player dengan dukungan skin Winamp 2 klasik lengkap beserta pengatur equalizer dan spektrum suara retro.
Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur visualisasi MilkDrop yang menyediakan lebih dari 10.000 desain animasi responsif mengikuti irama lagu.
Meskipun ukurannya kecil, Spotifast tetap menyediakan fungsi lengkap seperti penjelajahan pustaka, pencarian lagu, podcast, dan playlist.
Pemutaran lagu secara penuh mewajibkan pengguna untuk masuk memakai akun Spotify Premium pada perangkat Windows, macOS, dan Linux.