⌂ Beranda › News › Gempuran AI picu risiko amnesia budaya pada pelajar sekolah
News

Gempuran AI picu risiko amnesia budaya pada pelajar sekolah

Ilustrasi teknologi AI di lingkungan pendidikan
Gempuran AI picu risiko amnesia budaya pada pelajar sekolah Pexels
A A Ukuran Teks16px

Perkumpulan Sekolah Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) Indonesia menyoroti tantangan menjaga identitas bangsa di tengah arus teknologi modern.

Isu tersebut mengemuka dalam The 9th Annual Convention of SPK Indonesia yang berlangsung di SIS North East Jakarta.

Agenda tahunan ini mengangkat tema yang berfokus pada keseimbangan antara akar tradisi lokal dan kepemimpinan global.

Menjaga Nalar Kritis Siswa

Para pemangku kebijakan mengingatkan agar penerapan kecerdasan buatan atau AI tidak mengikis esensi berpikir kritis.

AI diposisikan sebagai perangkat pendukung untuk menyempurnakan tugas, bukan menggantikan proses kognitif utama siswa.

Pendekatan berbasis data dan riset juga ditekankan agar dunia pendidikan tidak sekadar mengikuti tren teknologi yang berkembang.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru