Ancaman kejahatan siber di Indonesia semakin meningkat melalui penyebaran aplikasi palsu yang menyamar sebagai layanan publik resmi.
Pelaku kejahatan memanfaatkan aplikasi bodong seperti Identitas Kependudukan Digital fiktif untuk mengelabui masyarakat agar mengunduhnya.
Modus Operandi Pengambilalihan Akun Bank
Setelah korban menginstal aplikasi tersebut, pelaku meminta korban melakukan login ke aplikasi perbankan digital.
Pelaku kemudian mengambil alih sesi aktif nasabah dengan memanfaatkan fitur perekaman layar dan pengoperasian jarak jauh.
Sindikat penipuan juga menggunakan teknologi deepfake berbasis kecerdasan buatan untuk menirukan suara atau video petugas bank.
Langkah Pengamanan Perbankan Digital
PT Krom Bank Indonesia Tbk bekerja sama dengan platform SHIELD untuk memasang sistem pertahanan canggih guna memutus rantai penipuan.
Teknologi pengamanan ini dirancang untuk memantau perilaku perangkat secara real-time sepanjang sesi transaksi berlangsung.