Garena berencana untuk kembali menghadirkan kompetisi Free Fire World Series atau FFWS Indonesia pada tahun 2027 mendatang.
Ajang tersebut nantinya dipersiapkan sebagai jalur utama bagi tim-tim Free Fire di Tanah Air untuk menembus turnamen tingkat internasional.
Sistem Kualifikasi Regional Asia Tenggara
Kebijakan baru ini tidak hanya berlaku di Indonesia saja, melainkan juga diterapkan di sejumlah negara kawasan Asia Tenggara lainnya.
Negara lain yang turut serta dalam skema ini meliputi Thailand, Vietnam, serta Malaysia.
Secara keseluruhan, ada delapan tiket dari masing-masing negara yang diperebutkan untuk lolos ke panggung utama turnamen global Free Fire.
Distribusi tiket final tersebut mencakup dua tempat untuk Indonesia, dua tempat untuk Thailand, dua tempat untuk Vietnam, serta satu tempat bagi Malaysia.
Satu slot tersisa akan diperebutkan melalui babak Last Chance Qualifier yang diikuti oleh total 12 tim.
Peserta babak penentuan itu merupakan tim yang menduduki peringkat tiga sampai lima dari wilayah Indonesia, Thailand, dan Vietnam.
Sementara itu, perwakilan Malaysia yang bertanding di babak penentuan tersebut adalah tim di urutan dua hingga empat.
Total Hadiah dan Perubahan Format
Penyelenggara telah menyiapkan total hadiah sebesar USD 1,4 juta untuk kompetisi FFWS di wilayah Asia Tenggara.
Masing-masing wilayah Indonesia, Thailand, dan Vietnam memperebutkan total hadiah sebesar USD 200 ribu.
Adapun wilayah Malaysia menyediakan total hadiah uang tunai yang mencapai angka USD 100 ribu.
Nominal hadiah tersebut berlaku untuk satu musim, dengan rincian setiap tahunnya terdapat dua musim yaitu Spring dan Fall.
Kembalinya ajang nasional ini sekaligus menandai berakhirnya era FFWS SEA yang sebelumnya menjadi jalur kualifikasi global sepanjang 2024 hingga 2026.
Sepanjang enam musim kompetisi regional tersebut bergulir, tim asal Indonesia sempat mengangkat piala sebanyak dua kali.
Tim yang sukses meraih pencapaian tersebut adalah Onic pada musim 2025 Spring serta Bigetron by Vitality pada musim 2026 Fall.