PT Jala Lintas Media atau JLM memperkenalkan jaringan backbone kabel laut bernama Insight sepanjang 1.123 kilometer.
Infrastruktur tersebut menghubungkan Jakarta, Batam, hingga Singapura untuk merespons pertumbuhan pesat pusat data dan kecerdasan buatan.
Kehadiran jaringan ini menjadi langkah awal perusahaan memasuki pasar konektivitas internasional dengan kapasitas besar.
CEO PT Jala Lintas Media Victor Irianto menyatakan proyek tersebut memperluas bisnis perusahaan dari penyedia domestik ke kancah global.
Jaringan Insight dirancang menyediakan layanan International Private Leased Circuit, IP Transit, dan Wavelength.
Pemilihan rute Jakarta, Batam, dan Singapura disesuaikan dengan posisi Singapura sebagai pusat konektivitas di Asia Tenggara.
Perusahaan mengalokasikan investasi sebesar USD 20 juta untuk pembangunan kabel laut yang menghubungkan wilayah tersebut.
Setelah proyek ini, perusahaan telah menetapkan rencana pembangunan kabel laut selanjutnya yang mencakup wilayah Gresik hingga Manado.