⌂ Beranda › News › Elon Musk Sumbang Rp 4,9 Triliun Untuk Partai Republik di Paruh Waktu 2026
News

Elon Musk Sumbang Rp 4,9 Triliun Untuk Partai Republik di Paruh Waktu 2026

Elon Musk menyumbang dana besar untuk Partai Republik.
Elon Musk Sumbang Rp 4,9 Triliun Untuk Partai Republik di Paruh Waktu 2026 Pexels
A A Ukuran Teks16px

Elon Musk menggelontorkan dana lebih dari USD 276 juta atau sekitar Rp 4,9 triliun dalam bentuk donasi ke kelompok-kelompok Partai Republik sejak bulan Juli.

Langkah ini menjadikannya donatur terbesar dalam pemilihan paruh waktu 2026 di tengah upaya partai tersebut mempertahankan kursi mayoritas di Washington.

Porsi terbesar senilai USD 158 juta disalurkan kepada Senate Leadership Fund yang mendukung para kandidat Senat dari Partai Republik.

CEO Tesla dan SpaceX itu juga menyumbangkan lebih dari USD 76 juta kepada America PAC.

Kontribusi terbaru ini menambah total sumbangan politik federal Musk untuk siklus 2025-2026 jadi sekitar USD 366 juta.

Pengeluaran besar ini melampaui pengeluaran berjumlah sekitar USD 290 juta pada pemilihan presiden 2024 lalu.

Kontribusi USD 158 juta dari Musk untuk Senate Leadership Fund merupakan salah satu sumbangan politik terbesar oleh seorang individu dalam sejarah AS.

Senate Leadership Fund menghabiskan dana demi mempertahankan mayoritas Partai Republik di berbagai wilayah.

Musk juga menyumbang USD 10 juta pada Lone Star Liberty PAC yang mendukung Ken Paxton di Texas.

Ia turut berkontribusi USD 20 juta ke Congressional Leadership Fund dan USD 10 juta ke Republican Governors Association.

Selain itu, Musk memberikan USD 2 juta ke Republican Attorneys General Association.

Jejak sang triliuner di Texas berkembang pesat karena Tesla, X, dan The Boring Company berkantor pusat di sana.

Pengeluaran politik besar-besaran ini berbanding terbalik dengan pernyataannya tahun lalu.

Pada Mei 2025, Musk sempat menyatakan akan jauh mengurangi pengeluaran politik di masa depan.

Pernyataan itu muncul saat ia mundur dari posisi di pemerintahan Presiden Donald Trump setelah berselisih publik.

Kini, keduanya telah memperbaiki hubungan mereka dan Musk masih mempertahankan kerja sama erat dengan pemerintah federal AS.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru