Presiden Microsoft Brad Smith menyoroti minimnya pengawasan hukum terhadap teknologi kecerdasan buatan saat ini.
Ia bahkan membandingkan AI dengan produk komersial harian yang harus mematuhi standar keselamatan sangat ketat.
Menurutnya, mesin cuci dan karton susu di toko kelontong diatur oleh berbagai persyaratan inspeksi yang jelas.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya desakan dari berbagai pihak untuk mengendalikan perkembangan AI.
Sejumlah pemimpin industri teknologi sebelumnya juga mendukung gagasan perlunya tombol darurat untuk menghentikan AI.
Smith menyarankan agar perusahaan diwajibkan menulis laporan insiden serta melibatkan evaluator pemerintah.
Gagasan ini berbeda dengan pandangan Presiden AS yang meminta perusahaan AI mengatur diri mereka sendiri.
Di sisi lain, Smith menilai Inggris memiliki posisi yang tepat untuk memimpin pembahasan aturan global mengenai keamanan AI.
