Ratusan supermarket terkemuka di wilayah Prancis dan sekitarnya mengalami serangan siber yang menargetkan sistem pendingin ruangan.
Aksi pembobolan ini memaksa para pengelola toko untuk membuang seluruh bahan makanan segar yang membusuk akibat perubahan suhu ekstrem.
Suhu Kulkas Melonjak Drastis
Peretas dilaporkan berhasil membobol sistem kontrol pendingin dan mengaktifkan mode pembersihan es secara sengaja.
Lonjakan suhu di dalam lemari pendingin tersebut menyentuh angka 50 derajat Celsius selama sekitar enam jam.
Kondisi itu merusak total seluruh bahan makanan segar, daging, serta produk olahan susu yang tersimpan di dalam kulkas.
Selain masalah pendingin, sistem label harga elektronik di rak-rak toko juga dilaporkan ikut lumpuh akibat serangan ini.
Kerugian finansial awal ditaksir mencapai minimal 300.000 euro atau sekitar Rp 5,1 miliar akibat insiden tersebut.
Vendor teknologi Danfoss mengelola sistem kontrol pendingin yang menjadi sasaran utama dalam aksi peretasan ini.
Para pakar keamanan siber khawatir serangan pembobolan ini merupakan uji coba sebelum meluncurkan aksi yang lebih destruktif.