⌂ Beranda › News › Liga Tenis Indonesia Digelar Pekan Ini untuk Cari Pelapis SEA Games
News

Liga Tenis Indonesia Digelar Pekan Ini untuk Cari Pelapis SEA Games

Pertandingan Liga Tenis Indonesia
Liga Tenis Indonesia Digelar Pekan Ini untuk Cari Pelapis SEA Games Pexels
A A Ukuran Teks16px

Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia kembali menyelenggarakan ajang Liga Tenis Indonesia pekan ini. Kompetisi tersebut bertujuan untuk mencari atlet-atlet pelapis menuju multievent mendatang.

Liga Tenis Indonesia resmi dibuka di Lapangan Tenis Jatayu Mabes AU, Jakarta Timur. Rangkaian pertandingan ini berlangsung mulai 14 hingga 17 Oktober 2026.

Seri ini merupakan kelanjutan dari seri pertama yang dilaksanakan pada Agustus lalu. Sementara itu, seri ketiga dijadwalkan bergulir pada bulan depan.

Persiapan Atlet Menuju Level Senior

Sekretaris Jenderal PP Pelti Andi Fajar Asti menyatakan bahwa peserta ajang ini merupakan atlet yang mendekati akhir masa junior.

Pihaknya perlu menyiapkan mereka untuk menghadapi level senior ke depan.

Babak utama Liga Tenis Indonesia memainkan 32 besar baik untuk kategori putra maupun putri. Sebelumnya, panitia telah menggelar babak kualifikasi yang diikuti oleh 120 peserta.

Andi berharap turnamen ini mampu melahirkan pemain-pemain baru yang siap bersaing di level senior. Turnamen level junior dinilai cukup banyak, tetapi kelas senior justru sangat minim.

Pihaknya menargetkan lahirnya pemain yang mampu berkompetisi secara global. Harapannya, atlet untuk multievent mendatang dapat diambil dari rangkaian liga tenis ini.

Penyelenggara akan mengambil delapan pemain terbaik putra dan putri dari empat seri yang telah berjalan. Para pemain yang lolos tersebut kemudian akan bertanding di ajang Liga Masters.

Juara Liga Masters nantinya akan mendapatkan beasiswa berupa pembiayaan untuk mengikuti turnamen ITF.

Fasilitas itu mencakup upaya menjadi tuan rumah agar pemain Indonesia mendapat wildcard serta poin peringkat ATP atau WTA.

Pelti menetapkan kuota ideal sebanyak 10 pemain putra dan 10 pemain putri untuk menciptakan lapis pertama dan kedua.

Langkah ini sekaligus bertujuan untuk mengurangi risiko turnamen yang berbenturan jadwal.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru