⌂ Beranda › News › Karyawan OpenAI Ditahan Terkait Pemasangan Alat Perekam Rahasia
News

Karyawan OpenAI Ditahan Terkait Pemasangan Alat Perekam Rahasia

Kantor OpenAI di San Francisco
Karyawan OpenAI Ditahan Terkait Pemasangan Alat Perekam Rahasia Pexels
A A Ukuran Teks16px

Seorang karyawan OpenAI harus berurusan dengan pihak berwajib setelah diduga memasang perangkat perekam rahasia di ruang rapat eksekutif.

Markas besar perusahaan teknologi tersebut berlokasi di San Francisco, Amerika Serikat.

Pria berkewarganegaraan Arab Saudi bernama Abdulrahman Alfozan itu telah bekerja di perusahaan tersebut sejak Juli 2025.

Ia ditangkap pada tanggal 9 Oktober atas tuduhan memasang alat mata-mata tanpa izin akses.

Investigasi Internal Temukan Perangkat Tersembunyi

Berdasarkan hasil investigasi OpenAI, perangkat perekam itu dipasang di port USB belakang televisi sekitar 28 September.

Alat tersebut ditemukan beberapa hari kemudian pada 30 September dengan menggunakan tisu sebagai penutup.

Departemen Kehakiman AS menyatakan rekaman kamera keamanan memperlihatkan Alfozan berada di sekitar ruangan tersebut.

Pada 5 Oktober, tas milik Alfozan yang berisi dompet, kartu identitas, dan alat perekam serupa ditemukan di dalam gedung.

Penyelidik juga menemukan riwayat percakapan chatbot yang menanyakan cara merakit serta menyembunyikan alat perekam audio.

OpenAI memastikan bahwa investigasi mandiri menunjukkan tidak ada akses tidak sah terhadap model weights, source code, atau data konsumen.

Alfozan telah dipecat dari perusahaan dan menjalani sidang pertamanya pada hari Selasa.

Tersangka terancam hukuman hingga lima tahun penjara serta denda sebesar USD 250.000 jika terbukti bersalah.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru