⌂ Beranda › News › Lonjakan AI picu krisis storage dan ancaman ransomware di kantor
News

Lonjakan AI picu krisis storage dan ancaman ransomware di kantor

Ilustrasi server penyimpanan data perusahaan
Lonjakan daya pusat data AI bayangi stabilitas energi Pexels
A A Ukuran Teks16px

Penggunaan kecerdasan buatan di lingkungan kantor Indonesia menyisakan masalah baru bagi tim IT terkait volume data yang membengkak.

Kondisi ini makin pelik karena ancaman ransomware terus mengintai sementara sedikit perusahaan yang siap saat sistem mereka dibobol.

Tantangan Kapasitas dan Keamanan Data

Sebanyak 88 persen perusahaan di Indonesia cemas akan terjadi inefisiensi penyimpanan akibat lonjakan volume data AI serta tumpukan berkas ganda.

Menambah kapasitas harddisk secara asal terbukti tidak efektif karena data yang menumpuk tanpa pengelolaan pintar memicu pemborosan anggaran.

Selain masalah storage, hanya 20 persen perusahaan di Indonesia yang merasa sangat yakin dapat memulihkan data dengan cepat usai diserang ransomware.

Banyak perusahaan merasa aman karena memiliki backup padahal sistem cadangan tersebut masih berada di dalam satu jaringan yang sama dengan sistem utama.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru