Penelitian KMT juga akan menguji teknologi yang mampu bertahan dalam lingkungan bawah tanah yang sangat panas.
Pengamatan langsung terhadap magma diharapkan membantu ilmuwan memahami perubahan sebelum aktivitas vulkanik meningkat.
Data dari dalam sistem magma dapat dibandingkan dengan sinyal yang diamati dari permukaan.
Kemampuan memprediksi erupsi dengan lebih baik masih menjadi tujuan penelitian jangka panjang.
Proyek ini tidak berarti Islandia akan langsung menghasilkan listrik dari magma.
Tahap awal lebih berfokus pada pengamatan, pengambilan sampel, dan pengujian teknologi.
Para peneliti perlu memahami reaksi magma dan lingkungan sekitar sebelum potensi energinya dimanfaatkan lebih luas.
Jika berhasil, KMT dapat memberikan cara baru untuk mempelajari bagian dalam Bumi yang sulit dijangkau.
Ilmuwan berharap memperoleh pengetahuan baru tentang gunung berapi dan kemungkinan sumber energi panas bumi generasi berikutnya.